JAKARTA – Masyarakat Indonesia terpantau menjadi penggerak tunggal pertumbuhan ekonomi nasional melalui lonjakan konsumsi rumah tangga yang masif di pusat-pusat perbelanjaan seluruh Indonesia selama momentum Lebaran guna menyelamatkan angka PDB dari stagnasi.
Hasil penelusuran terhadap data arus kas ritel mengindikasikan bahwa ketergantungan ekonomi pada daya beli warga semakin menguat di tengah melambatnya aliran investasi asing.
Para analis mendeteksi pola belanja yang tidak hanya menyasar kebutuhan pokok tetapi juga sektor gaya hidup yang menunjukkan anomali ketahanan finansial rumah tangga saat ini.
Kondisi ini memicu kekhawatiran mengenai keberlanjutan struktur ekonomi jika sektor industri manufaktur tidak segera mengimbangi kecepatan konsumsi masyarakat tersebut.











