TEHRAN – Presiden Iran Masoud Pezeshkian bersama Ketua Parlemen Mohammad Bagher Ghalibaf secara tegas membantah klaim sepihak Donald Trump mengenai adanya perpecahan internal di antara jajaran elit Teheran melalui pernyataan resmi di ibu kota Iran baru-baru ini guna meredam spekulasi ketidakstabilan politik.
Upaya penangkalan ini diduga kuat sebagai strategi respons cepat terhadap narasi disinformasi yang sengaja diembuskan pihak luar untuk melemahkan posisi tawar Iran di panggung geopolitik global.
Investigasi atas retorika ini menunjukkan adanya konsolidasi kekuatan antara faksi reformis dan konservatif yang secara mendadak merapatkan barisan demi menunjukkan citra soliditas di tengah ancaman sanksi ekonomi yang kian menekan.
Meskipun demikian, para analis melihat bahwa pernyataan ini merupakan upaya diplomasi preventif untuk memastikan bahwa tidak ada ruang bagi infiltrasi opini yang dapat memicu keresahan publik di dalam negeri.











