JAKARTA – Panglima TNI resmi menunjuk Letjen Robi Herbawan sebagai Kepala Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI di Jakarta guna menggantikan Letjen Yudi Abrimantyo yang mengundurkan diri di tengah pusaran skandal besar.
Langkah mendadak ini diambil sebagai respons cepat institusi militer setelah mencuatnya kasus Andrie Yunus yang memicu tekanan publik serta spekulasi mengenai keretakan di internal intelijen strategis.
Pengunduran diri Yudi Abrimantyo memicu tanda tanya besar terkait sejauh mana keterkaitan pucuk pimpinan dengan dugaan penyimpangan yang melibatkan sosok Andrie Yunus tersebut.
Kini Letjen Robi Herbawan memikul beban berat untuk melakukan pembersihan internal serta memulihkan kredibilitas BAIS TNI dari residu permasalahan yang ditinggalkan pendahulunya.











