JAKARTA – Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) di Jakarta memperingatkan risiko lonjakan harga layanan data menyusul adanya permohonan uji materiil terkait pelarangan aturan kuota internet hangus yang sedang bergulir.
Langkah hukum yang bertujuan membela hak konsumen ini justru berpotensi menjadi bumerang karena dapat merusak stabilitas model bisnis industri telekomunikasi nasional secara menyeluruh.
Investigasi terhadap pernyataan ATSI mengungkap bahwa penghapusan kebijakan kuota hangus akan memaksa operator seluler melakukan penyesuaian tarif secara signifikan demi menutupi biaya operasional yang tidak lagi terprediksi.
Selain ancaman harga mahal, masyarakat juga dibayangi risiko penurunan kualitas layanan internet akibat potensi terhambatnya investasi pengembangan infrastruktur jaringan di berbagai wilayah Indonesia.











