WUZHOU – Lembaga Keselamatan Transportasi Nasional Amerika Serikat (NTSB) mengungkap temuan baru yang mengejutkan terkait jatuhnya pesawat China Eastern Airlines di Wuzhou, China, pada Maret 2022 lalu yang menewaskan seluruh 132 orang di dalamnya.
Laporan investigasi terbaru ini memberikan detail mendalam yang mengindikasikan adanya dugaan pergulatan atau konflik fisik di dalam kokpit sesaat sebelum pesawat tersebut menukik tajam secara vertikal dari ketinggian jelajah.
Data penerbangan menunjukkan bahwa manuver ekstrem tersebut kemungkinan besar dipicu oleh tindakan sengaja dari seseorang di ruang kendali pesawat Boeing 737-800 yang mengarah pada benturan fatal di daratan.
Para penyelidik kini terus menganalisis rekaman suara dan data teknis untuk memastikan motif di balik intervensi manusia yang memicu tragedi maut tersebut guna memberikan kejelasan bagi keluarga korban.











