JAKARTA – Partai Solidaritas Indonesia (PSI) melalui politisi senior Ahmad Ali menegaskan komitmen penuh untuk tidak meninggalkan Grace Natalie yang kini terseret dalam dugaan kasus penghasutan di Jakarta baru-baru ini.
Langkah ini diambil guna menjaga stabilitas internal partai mengingat posisi Grace sebagai tokoh sentral yang memengaruhi arah kebijakan organisasi tersebut.
Pihak internal kini tengah menelusuri akar persoalan guna memastikan perlindungan hukum tetap berjalan bagi sang mantan ketua umum tersebut.
Ahmad Ali mengungkapkan bahwa Grace Natalie tetap menjadi pilar penting yang tidak mungkin dilepaskan begitu saja di tengah badai hukum yang sedang menerjang.
Investigasi internal partai mengisyaratkan adanya upaya mediasi sebagai jalan keluar strategis untuk meredam eskalasi kasus yang berpotensi merusak citra partai.
Tim hukum dikabarkan mulai mengumpulkan bukti-bukti pendukung untuk membedah unsur delik penghasutan yang disangkakan kepada Grace.
Upaya mediasi ini dipandang bukan sekadar pembelaan politik biasa, melainkan langkah krusial untuk mengungkap motif tersembunyi di balik pelaporan tersebut.
Hingga saat ini, Ahmad Ali terus berkoordinasi dengan berbagai pihak guna memastikan proses hukum berjalan secara transparan dan adil bagi semua pihak.
Publik kini menanti sejauh mana mediasi tersebut mampu menyelesaikan kemelut hukum yang melibatkan salah satu tokoh paling vokal di panggung politik nasional ini.











