JAKARTA – Kepolisian Republik Indonesia kini didesak untuk segera membongkar aktor utama di balik jaringan judi online di kawasan Hayam Wuruk, Jakarta, yang melibatkan ratusan warga negara asing (WNA) dalam operasi ilegal berskala besar.
Para pakar hukum dan siber memperingatkan bahwa anggapan mengenai Indonesia sebagai lokasi aman bagi sindikat kejahatan di Asia Tenggara kini terbukti nyata melalui ketersediaan infrastruktur pendukung yang sangat memadai.
Investigasi mendalam harus dilakukan secara transparan karena dunia digital selalu meninggalkan jejak yang memungkinkan pihak berwenang melacak aliran dana serta dalang intelektual di balik layar.
Keberadaan ratusan WNA dalam jaringan ini memperkuat indikasi bahwa Indonesia telah menjadi basis strategis bagi kejahatan judi online yang memanfaatkan celah pengawasan serta kemudahan akses teknologi informasi.











