Menu

Mode Gelap

Internasional · 8 Mei 2026 08:16 WITA

AS Hancurkan Kapal Iran di Selat Hormuz, Trump Ancam Serang Lebih Brutal


 Ketegangan meningkat di Selat Hormuz setelah konfrontasi antara kapal perang AS dan armada Iran yang berujung pada ancaman serangan lebih lanjut oleh Presiden Trump. (Foto: RSS) Perbesar

Ketegangan meningkat di Selat Hormuz setelah konfrontasi antara kapal perang AS dan armada Iran yang berujung pada ancaman serangan lebih lanjut oleh Presiden Trump. (Foto: RSS)

WASHINGTON – Militer Amerika Serikat dilaporkan telah menghancurkan sebuah kapal milik Iran di kawasan strategis Selat Hormuz setelah ketegangan antara kedua negara mencapai titik didih pada pekan ini.

Langkah agresif ini dikonfirmasi langsung oleh Presiden Donald Trump yang kini mendesak pemerintah Teheran untuk segera menandatangani perjanjian damai dengan Washington demi stabilitas kawasan.

Hasil investigasi menunjukkan bahwa tindakan militer tersebut merupakan bagian dari strategi tekanan maksimum AS untuk memaksa Iran tunduk pada syarat-syarat diplomatik yang baru.

Donald Trump secara terbuka memberikan peringatan keras bahwa militer Amerika Serikat tidak akan ragu melancarkan serangan yang jauh lebih brutal jika kesepakatan damai tidak kunjung tercapai dalam waktu dekat.

Ancaman ini dipandang oleh sejumlah analis internasional sebagai manuver berisiko tinggi yang dapat memicu konfrontasi militer terbuka di jalur perdagangan minyak dunia tersebut.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Israel Kembali Serbu Masjid Al Aqsha, HNW Desak OKI Segera Bertindak

16 Mei 2026 - 00:27 WITA

Investigasi Gestur Marco Rubio: Mengapa Menlu AS Pantau Detail Ruang Pertemuan Xi-Trump?

15 Mei 2026 - 23:51 WITA

Deportasi Penerima DACA: Ancaman Ketidakpastian Bagi Dreamers di AS

15 Mei 2026 - 23:22 WITA

Rahasia Medis di Capitol Hill: Mengapa Anggota Kongres AS Bungkam Soal Kesehatan?

15 Mei 2026 - 23:07 WITA

Sugiono Soroti Peran Strategis BRICS Hadapi Disrupsi Perdagangan Global

15 Mei 2026 - 22:57 WITA

Nasib Penerima DACA Terancam Deportasi Massal di Era Trump

15 Mei 2026 - 22:46 WITA

Trending di Internasional