NEW YORK – Amerika Serikat bersama negara-negara Arab di kawasan Teluk dilaporkan tengah menyusun draf resolusi Dewan Keamanan PBB secara tertutup guna mengecam tindakan Iran di Selat Hormuz pada pekan ini di Markas Besar PBB, New York.
Langkah diplomatik ini diambil sebagai respons atas ancaman blokade yang dinilai mengganggu stabilitas pasokan energi dunia dan keamanan maritim internasional secara sengaja.
Penelusuran menunjukkan bahwa draf tersebut dirancang untuk memberikan tekanan politik yang signifikan sekaligus memperkuat dasar hukum bagi kehadiran militer sekutu di jalur perairan strategis tersebut.
Upaya ini diprediksi akan memicu konfrontasi diplomatik sengit di meja hijau PBB mengingat posisi Iran yang masih memiliki pengaruh kuat di antara beberapa anggota tetap Dewan Keamanan lainnya.











