Menu

Mode Gelap

Ekonomi & Bisnis · 30 Apr 2026 20:36 WITA

Audit Sistem Coretax: Said Abdullah Soroti Kendala Kepatuhan Pajak


 Anggota DPR RI Said Abdullah saat memberikan keterangan terkait urgensi perbaikan dan audit sistem Coretax untuk menjaga kepatuhan wajib pajak. (Foto: RSS) Perbesar

Anggota DPR RI Said Abdullah saat memberikan keterangan terkait urgensi perbaikan dan audit sistem Coretax untuk menjaga kepatuhan wajib pajak. (Foto: RSS)

JAKARTA – Anggota DPR RI Said Abdullah secara tegas menyoroti kegagalan teknis dalam sistem Coretax yang menghambat proses pelaporan wajib pajak di Jakarta baru-baru ini.

Permasalahan ini memicu desakan agar otoritas terkait segera melakukan audit menyeluruh terhadap infrastruktur digital perpajakan tersebut.

Ia menilai kendala sistemik ini bukan sekadar masalah teknis biasa, melainkan ancaman nyata bagi kepatuhan pajak nasional.

Temuan di lapangan menunjukkan adanya hambatan signifikan yang dialami masyarakat saat mencoba mengakses layanan SPT tahunan.

Said Abdullah menekankan bahwa ketidaksiapan sistem digital ini berpotensi merugikan hak-hak wajib pajak yang berniat patuh.

Oleh karena itu, ia mendorong pemerintah untuk memberikan kompensasi berupa perpanjangan waktu pelaporan guna menghindari sanksi administrasi yang tidak adil.

Langkah audit mendalam dianggap mendesak untuk membongkar akar permasalahan di balik seringnya terjadi gangguan pada sistem Coretax.

Investigasi terhadap pengadaan dan pemeliharaan teknologi ini diperlukan untuk memastikan transparansi penggunaan anggaran negara.

DPR berkomitmen terus mengawal perbaikan ini agar fungsi pengumpulan pendapatan negara kembali berjalan optimal tanpa membebani rakyat.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Penjualan Kendaraan Lampung Naik 21 Persen: Benarkah Ekonomi Menguat?

2 Mei 2026 - 16:58 WITA

PNM Tak Cuma Beri Modal: Bedah Program Beasiswa dan Ruang Pintar Bagi Ribuan Anak

2 Mei 2026 - 16:41 WITA

Investigasi Penyaluran CSR: Pegadaian Rasanae Beri Bantuan Masjid di Ambalawi

2 Mei 2026 - 16:27 WITA

Gojek dan Grab Respons Perpres Potongan Driver Ojol 8 Persen

2 Mei 2026 - 11:56 WITA

DPR Dukung Potongan Tarif Ojol di Bawah 10 Persen: Tekanan Bagi Aplikator

2 Mei 2026 - 09:03 WITA

Strategi Telkom Digitalisasi UMKM Perempuan di Kartini BISA Fest

2 Mei 2026 - 03:32 WITA

Trending di Ekonomi & Bisnis