CANBERRA – Sejumlah pembicara dari kalangan masyarakat adat Australia secara mengejutkan mendapat cemoohan rasis dari sekelompok massa saat menyampaikan pidato penghormatan dalam upacara Dawn Service peringatan Anzac Day di tiga kota besar Australia pada Rabu pagi waktu setempat.
Insiden yang diduga telah direncanakan ini secara spesifik menyasar tradisi pengakuan tanah leluhur atau Acknowledgment of Country yang bertujuan menghormati penduduk asli Aborigin sebagai pemilik tradisional daratan tersebut.
Penelusuran lebih lanjut mengungkap bahwa aksi provokatif ini mencerminkan ketegangan rasial yang masih mengakar kuat di tengah upaya pemerintah melakukan rekonsiliasi sejarah melalui inklusi narasi pribumi dalam peringatan nasional.
Pihak berwenang kini tengah menginvestigasi pola gangguan yang terjadi secara simultan di berbagai lokasi tersebut guna mengidentifikasi aktor di balik serangan verbal yang menodai kekhidmatan hari penghormatan bagi para tentara yang gugur.











