Menu

Mode Gelap

Internasional · 12 Mei 2026 23:26 WITA

China Bantah Keras Tuduhan Netanyahu Terkait Produksi Rudal Iran


 Gedung Kementerian Luar Negeri China di Beijing dalam sesi konferensi pers menanggapi tuduhan dari Israel. (Foto: RSS) Perbesar

Gedung Kementerian Luar Negeri China di Beijing dalam sesi konferensi pers menanggapi tuduhan dari Israel. (Foto: RSS)

BEIJINGBEIJING – Otoritas China secara resmi mengeluarkan bantahan keras terhadap tuduhan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, yang menyebut Beijing memberikan dukungan strategis dalam proses produksi rudal Iran di tengah memanasnya situasi geopolitik Timur Tengah baru-baru ini.

Pernyataan tersebut memicu spekulasi mendalam mengenai keabsahan data intelijen yang diklaim Israel, sementara China menegaskan bahwa seluruh hubungan kerja sama dengan Teheran sepenuhnya mematuhi hukum internasional dan norma perdagangan global.

Investigasi lebih lanjut menunjukkan bahwa tuduhan ini muncul di saat pengaruh China di kawasan tersebut semakin menguat, yang oleh sejumlah analis dianggap sebagai upaya diplomasi tekan dari pihak Tel Aviv untuk membatasi ruang gerak Beijing.

Hingga saat ini, pihak Israel belum mempublikasikan bukti forensik maupun satelit yang memperkuat klaim keterlibatan langsung perusahaan-perusahaan China dalam rantai pasokan komponen rudal balistik Iran tersebut.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Israel Kembali Serbu Masjid Al Aqsha, HNW Desak OKI Segera Bertindak

16 Mei 2026 - 00:27 WITA

Investigasi Gestur Marco Rubio: Mengapa Menlu AS Pantau Detail Ruang Pertemuan Xi-Trump?

15 Mei 2026 - 23:51 WITA

Deportasi Penerima DACA: Ancaman Ketidakpastian Bagi Dreamers di AS

15 Mei 2026 - 23:22 WITA

Rahasia Medis di Capitol Hill: Mengapa Anggota Kongres AS Bungkam Soal Kesehatan?

15 Mei 2026 - 23:07 WITA

Sugiono Soroti Peran Strategis BRICS Hadapi Disrupsi Perdagangan Global

15 Mei 2026 - 22:57 WITA

Nasib Penerima DACA Terancam Deportasi Massal di Era Trump

15 Mei 2026 - 22:46 WITA

Trending di Internasional