BEKASI – PT Jasa Marga (Persero) mengambil langkah cepat dengan memberlakukan sistem contraflow mulai dari Km 23 hingga Km 28 ruas Tol Jakarta-Cikampek arah Cikampek pada siang ini untuk mengurai kepadatan volume kendaraan yang dipicu oleh proyek perbaikan jalan di titik tersebut.
Investigasi di lapangan menunjukkan bahwa penyempitan lajur akibat pemeliharaan infrastruktur berkala ini telah menyebabkan antrean panjang, yang memaksa pihak otoritas jalan tol untuk melakukan rekayasa lalu lintas guna menjaga kelancaran distribusi logistik dan mobilitas publik.
Para pengguna jalan yang melintas diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan ekstra, mematuhi rambu-rambu darurat yang terpasang, serta mengikuti arahan petugas di lapangan guna menghindari risiko kecelakaan selama skema lawan arus ini diterapkan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi pasti mengenai durasi pengerjaan proyek tersebut, namun masyarakat diminta terus memantau kondisi lalu lintas terkini untuk mengantisipasi kepadatan yang mungkin meluas ke arah sebaliknya.











