SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) akhirnya angkat bicara terkait kasus viral seorang siswa SMKN 4 Samarinda yang meninggal dunia diduga akibat penurunan kondisi kesehatan yang dipicu masalah sepatu kekecilan.
Insiden tragis ini memicu tanda tanya besar di kalangan publik mengenai kronologi sebenarnya serta prosedur pengadaan atau standarisasi perlengkapan sekolah bagi siswa di institusi tersebut.
Pihak Disdik kini tengah melakukan klarifikasi mendalam untuk menelusuri apakah terdapat unsur kelalaian atau kaitan medis langsung antara penggunaan alas kaki yang tidak sesuai dengan komplikasi kesehatan yang dialami korban.
Langkah investigasi ini diharapkan dapat mengungkap fakta di balik informasi yang beredar luas di media sosial guna memberikan transparansi penuh serta keadilan bagi keluarga korban dan masyarakat luas.











