BEIRUT – Sebuah serangan drone militer Israel secara presisi menghantam jalur utama yang menghubungkan Beirut menuju Lebanon Selatan pada hari ini, mengakibatkan sedikitnya delapan orang tewas seketika di lokasi kejadian.
Penyelidikan mendalam di lapangan mengindikasikan bahwa serangan ini menyasar titik koordinat vital pada urat nadi transportasi logistik guna menciptakan hambatan mobilitas total antar wilayah tersebut.
Analisis terhadap pola ledakan menunjukkan penggunaan proyektil pemandu tingkat tinggi yang mampu mengunci target bergerak dengan akurasi mematikan di tengah arus lalu lintas publik yang padat.
Eskalasi serangan udara terhadap infrastruktur sipil ini diduga kuat merupakan strategi sistematis untuk melumpuhkan akses evakuasi serta jalur distribusi bantuan kemanusiaan bagi warga sipil di Lebanon.











