WASHINGTON – Harga minyak mentah dunia melonjak tajam ke level tertinggi sejak tahun 2022 setelah Presiden Amerika Serikat terpilih Donald Trump dikabarkan akan segera menerima pemaparan terkait opsi serangan militer baru terhadap Iran di Washington.
Laporan eksklusif dari Axios mengungkap bahwa Komando Pusat Amerika Serikat (US Central Command) telah mematangkan rencana untuk melancarkan gelombang serangan udara yang dirancang secara singkat namun sangat kuat ke wilayah strategis Iran.
Penelusuran mendalam terhadap kebijakan ini menunjukkan adanya upaya sistematis untuk melumpuhkan kapabilitas Iran melalui operasi militer presisi yang memicu kekhawatiran besar akan stabilitas pasokan energi global.
Kepanikan pasar ini diprediksi akan terus menekan harga komoditas energi jika eskalasi ketegangan geopolitik di Timur Tengah benar-benar berlanjut menjadi konfrontasi fisik yang nyata.











