JAKARTA – PT Indosat Ooredoo Hutchison Tbk (ISAT) secara resmi menyatakan kesiapannya untuk bertarung dalam lelang frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz yang baru saja dibuka oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) di Jakarta demi memperkuat dominasi infrastruktur jaringan digital di Indonesia.
Langkah strategis ini memicu analisis mendalam mengenai peta persaingan operator seluler yang kian sengit dalam memperebutkan spektrum low-band dan mid-band yang dianggap sebagai kunci utama perluasan layanan 5G.
Tim investigasi melihat adanya ambisi besar Indosat untuk menambal keterbatasan kapasitas pita frekuensi guna mengantisipasi lonjakan trafik data sekaligus menjawab tantangan konektivitas di wilayah pelosok yang selama ini belum tergarap optimal.
Kini publik menanti sejauh mana transparansi proses lelang ini akan berjalan serta bagaimana Indosat menyusun kekuatan finansialnya untuk memenangkan blok frekuensi strategis tersebut di tengah persaingan ketat dengan operator besar lainnya.











