Menu

Mode Gelap

Ekonomi & Bisnis · 9 Mei 2026 06:25 WITA

Gresik Magnet Investasi: Menguak Dampak Proyek Nitrate Complex PT Bara Blasting Perkasa


 Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat meresmikan pembangunan proyek Nitrate Complex PT Bara Blasting Perkasa yang diproyeksikan menjadi motor baru ekonomi daerah. (Foto: RSS) Perbesar

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat meresmikan pembangunan proyek Nitrate Complex PT Bara Blasting Perkasa yang diproyeksikan menjadi motor baru ekonomi daerah. (Foto: RSS)

GRESIK – Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, secara resmi memulai pembangunan proyek Nitrate Complex milik PT Bara Blasting Perkasa di Kabupaten Gresik guna menjawab tantangan kemandirian industri bahan baku nasional sekaligus memperkuat struktur ekonomi daerah.

Langkah strategis ini diambil sebagai respons atas meningkatnya kebutuhan pasokan industri yang selama ini masih didominasi oleh komoditas impor.

Penelusuran lebih dalam mengungkap bahwa keberadaan pabrik ini diproyeksikan mampu menyerap ribuan tenaga kerja lokal, meski pengawasan ketat terhadap standar keamanan lingkungan tetap menjadi sorotan utama publik.

Pemerintah daerah kini dituntut untuk memastikan bahwa kolaborasi investasi skala besar ini benar-benar memberikan efek domino yang nyata bagi kesejahteraan masyarakat Gresik secara berkelanjutan.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Investasi Gresik: Groundbreaking Nitrate Complex PT Bara Blasting Perkasa Disorot

9 Mei 2026 - 07:54 WITA

Investigasi: Enam Pemda Kalimantan Raih Apresiasi Kemendagri Terkait Inflasi

9 Mei 2026 - 06:52 WITA

Pertamina Talks 2026: Menguji Ketahanan Energi Nasional di Tengah Krisis

9 Mei 2026 - 06:13 WITA

Bos KoinWorks Ditahan Kejaksaan, OJK Lakukan Pemeriksaan Khusus Kasus Korupsi Kredit

9 Mei 2026 - 06:05 WITA

Gaji Belum Stabil tapi Gaya Hidup Tinggi, Anak Muda Dominasi Kredit Macet Pinjol

8 Mei 2026 - 19:04 WITA

Investigasi Kepemimpinan Selfie Dewiyanti: Direktur Pegadaian Raih Indonesia Leading Women Awards 2026

8 Mei 2026 - 18:44 WITA

Trending di Ekonomi & Bisnis