TEHERAN – Pemerintah Iran secara mendadak mengaktifkan sistem pertahanan udara di wilayah Teheran pada Jumat dini hari guna menghalau serangkaian drone misterius di tengah meningkatnya tensi diplomatik dengan Amerika Serikat.
Langkah defensif yang sangat reaktif ini terjadi tepat saat mantan Presiden Donald Trump menghadapi tenggat waktu krusial dari Kongres, memicu spekulasi mendalam mengenai kemungkinan adanya operasi pengintaian terselubung di wilayah udara kedaulatan Iran.
Meskipun situasi dilaporkan kembali normal hanya dalam waktu 20 menit, para pengamat intelijen menyoroti pola aktivitas militer yang tidak biasa ini sebagai sinyal peringatan keras terhadap pergerakan aset udara asing yang mencoba masuk tanpa izin.
Hingga saat ini, pihak berwenang Teheran masih melakukan investigasi mendalam untuk memastikan apakah insiden pesawat kecil tersebut merupakan provokasi sengaja yang direncanakan atau sekadar gangguan teknis pada sistem radar pemantau.











