GAZA – Pasukan militer Israel dilaporkan kembali melakukan pencegatan ilegal terhadap kapal bantuan kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) yang tengah berlayar menuju Jalur Gaza, Palestina, hingga mengakibatkan penculikan sejumlah aktivis termasuk warga negara Malaysia.
Investigasi awal menunjukkan adanya pola penyergapan terorganisir di wilayah perairan internasional untuk menghentikan pasokan medis, sebuah tindakan provokatif yang langsung memicu kemarahan besar Perdana Menteri Malaysia.
Pihak berwenang kini tengah menelusuri koordinat terakhir kapal sebelum seluruh saluran komunikasi terputus total guna memastikan keselamatan para kru yang kabarnya dibawa paksa ke lokasi penahanan rahasia oleh otoritas Israel.
Insiden ini mengungkap taktik sistematis Israel dalam melanggar hukum maritim internasional demi mempertahankan blokade ilegal yang melumpuhkan akses bantuan kemanusiaan bagi warga sipil di wilayah Gaza.











