PADANG – Satuan Tugas Penanggulangan Risiko Rusak (Satgas PRR) TNI AD secara masif telah membentangkan total 13,1 kilometer jembatan darurat di berbagai titik terdampak banjir di wilayah Sumatra guna memulihkan jalur logistik dan mobilitas warga yang lumpuh total.
Capaian infrastruktur darurat ini tercatat melampaui dua kali lipat panjang Jembatan Suramadu, sebuah fakta yang mengungkap skala kerusakan infrastruktur yang sangat masif di lapangan pascabencana.
Penelusuran mendalam menunjukkan bahwa pengerahan jembatan ini menjadi kunci utama penyaluran bantuan pangan dan medis ke wilayah terisolasi yang sebelumnya tidak terjangkau jalur darat.
Langkah strategis militer ini menandai urgensi pemulihan konektivitas cepat di tengah ancaman krisis pangan bagi ribuan warga terdampak di pelosok Sumatra.











