JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara mengejutkan merombak struktur pimpinan kepolisian di daerah dengan mengganti sembilan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) melalui surat telegram rahasia di Jakarta pada akhir pekan ini guna memperkuat stabilitas internal dan pembinaan karier perwira.
Perombakan besar-besaran yang melibatkan ratusan perwira menengah hingga tinggi ini memicu tanda tanya besar mengenai urgensi penempatan pejabat baru di wilayah-wilayah strategis yang memiliki tensi kerawanan tinggi.
Indikasi investigasi awal menunjukkan adanya upaya pembersihan jalur komando untuk memastikan loyalitas serta efektivitas kinerja di lapangan dalam menghadapi agenda nasional yang krusial di masa mendatang.
Mutasi ini dipandang bukan sekadar rotasi rutin biasa, melainkan instrumen penting bagi Mabes Polri dalam melakukan pemetaan ulang kekuatan pimpinan untuk menjawab keraguan publik terhadap profesionalisme institusi di tingkat daerah.











