SURABAYA – Tiga orang jemaah haji asal Jawa Timur dilaporkan meninggal dunia saat menjalankan rangkaian ibadah di Tanah Suci setelah diberangkatkan melalui Embarkasi Surabaya.
Hingga saat ini, Embarkasi Surabaya tercatat telah mengirimkan sebanyak 23.519 jemaah ke Arab Saudi, namun munculnya kabar duka ini memicu tanda tanya besar terkait efektivitas skrining kesehatan pra-keberangkatan.
Meskipun otoritas mengklaim seluruh proses operasional berjalan lancar dan tepat waktu, investigasi mendalam diperlukan untuk mengungkap apakah ada faktor kelelahan atau kelalaian dalam pemantauan medis di lapangan.
Pihak penyelenggara kini didesak untuk lebih transparan mengenai riwayat medis korban guna mengevaluasi standar perlindungan nyawa jemaah haji Indonesia agar kejadian serupa tidak terus berulang.











