JAKARTA – Ketua DPP PSI Bidang Politik, Bestari Barus, melayangkan peringatan keras kepada Ade Armando di Jakarta baru-baru ini karena dianggap terlalu jauh mencampuri urusan internal partai pasca pengunduran dirinya sebagai kader.
Langkah provokatif Ade ini memicu tanda tanya besar mengenai motif di balik komentarnya yang terus menyasar kebijakan dan dinamika internal PSI yang seharusnya sudah tertutup baginya.
Bestari menegaskan bahwa sebagai mantan kader, Ade seharusnya menghormati kedaulatan partai dan tidak lagi bermanuver dalam urusan organisasi yang secara hukum sudah tidak lagi ia naungi.
Perselisihan ini mengungkap adanya ketegangan yang belum tuntas antara akademisi tersebut dengan jajaran elit partai berlambang mawar, menyusul serangkaian pernyataan kontroversial yang dilontarkan Ade Armando di ruang publik.











