Menu

Mode Gelap

Nasional · 13 Mei 2026 16:20 WITA

Natalius Pigai Ungkap Penyebab Keracunan 200 Siswa Surabaya: Dapur Tidak Profesional


 Menteri HAM Natalius Pigai saat memberikan keterangan terkait hasil tinjauan insiden keracunan siswa di Surabaya. (Foto: RSS) Perbesar

Menteri HAM Natalius Pigai saat memberikan keterangan terkait hasil tinjauan insiden keracunan siswa di Surabaya. (Foto: RSS)

SURABAYA – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai meninjau langsung kondisi 200 siswa di Surabaya yang menjadi korban keracunan massal usai mengonsumsi paket Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk menyelidiki adanya dugaan kelalaian prosedur pada operasional lapangan.

Berdasarkan temuan investigasi di lokasi, Pigai mengungkapkan bahwa insiden fatal ini dipicu oleh tata kelola dapur Satuan Pelayanan Pemakanan Gratis (SPPG) yang sangat tidak profesional dalam menjaga standar keamanan serta higienitas pangan.

Ia menegaskan bahwa secara substansi program MBG sudah sangat baik bagi pemenuhan gizi anak, namun kegagalan teknis pada proses pengolahan di dapur oleh pihak penyedia menjadi titik lemah yang harus segera dievaluasi total.

Pihaknya kini mendorong pemeriksaan lebih mendalam terkait rantai koordinasi pengelola dapur guna memastikan standarisasi operasional prosedur (SOP) dijalankan secara ketat demi menjamin pemenuhan hak kesehatan para siswa di masa depan.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Analisis Kenaikan Pangkat Komjen Asep Edi Suheri Jadi Bintang 3

14 Mei 2026 - 00:11 WITA

PSI Beri Peringatan Keras Ade Armando Soal Campur Tangan Internal Partai

13 Mei 2026 - 16:12 WITA

Ade Armando Mundur dari PSI: Bongkar Tudingan Ganggu Rebranding Partai

13 Mei 2026 - 16:03 WITA

BMKG Ungkap Anomali Cuaca: Hujan Lebat Masih Mengintai Indonesia

13 Mei 2026 - 13:51 WITA

Investigasi Penyebab Jakarta Makin Panas: Fenomena Urban Heat Island dan Suhu 43 Derajat

13 Mei 2026 - 13:41 WITA

Fraksi PKB MPR Desak Evaluasi Total Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar

13 Mei 2026 - 12:27 WITA

Trending di Nasional