MEDAN – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi mengembangkan penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Provinsi Sumatera Utara guna memburu aktor intelektual lainnya pada pekan ini.
Tim penyidik kini mulai menyisir aliran dana mencurigakan dengan melakukan pemeriksaan maraton terhadap sejumlah saksi kunci di berbagai lokasi di wilayah Sumatera Utara.
Langkah tegas ini merupakan tindak lanjut dari Operasi Tangkap Tangan (OTT) sebelumnya yang mengindikasikan adanya praktik suap sistematis dalam pengerjaan infrastruktur jalan daerah.
Penyidik tengah mendalami keterlibatan pihak-pihak lain dalam proses pengadaan barang dan jasa yang diduga kuat telah merugikan keuangan negara dalam skala besar.











