JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) secara resmi menyerahkan laporan hasil kajian mendalam mengenai perbaikan sistem tata kelola partai politik kepada Presiden Prabowo Subianto dan Ketua DPR RI Puan Maharani di Jakarta guna membongkar celah korupsi sistemik di jantung kekuasaan.
Investigasi lembaga antirasuah ini mengungkap kerentanan akut dalam mekanisme pendanaan serta manajemen internal partai yang selama ini disinyalir menjadi pintu masuk utama praktik suap dan penyalahgunaan wewenang di tingkat nasional.
KPK mendesak adanya reformasi total pada regulasi kepartaian guna memastikan transparansi aliran dana dan penguatan integritas kader sebelum mereka menduduki jabatan publik yang strategis.
Penyerahan dokumen ini menjadi ujian krusial bagi komitmen kepemimpinan Prabowo dan Puan dalam memutus rantai patronase politik yang selama ini merugikan keuangan negara secara masif.











