NEW DELHI – Seorang mahasiswa asal India baru-baru ini terungkap melakukan penipuan berskala besar terhadap ribuan pendukung Donald Trump dengan menciptakan sosok influencer palsu bernama Emily Hart melalui teknologi kecerdasan buatan (AI).
Investigasi mendalam mengungkap bahwa persona cantik dan patriotik Emily Hart sebenarnya hanyalah rekayasa digital yang digunakan untuk meraup keuntungan finansial melalui donasi serta konten berbayar.
Pelaku secara cerdik memanfaatkan sentimen politik pendukung gerakan MAGA di Amerika Serikat guna memanipulasi emosi serta kepercayaan pengikutnya demi memperkaya diri sendiri.
Skandal ini menjadi peringatan keras akan ancaman teknologi deepfake dan profil fiktif di media sosial yang kini semakin sulit dibedakan dari manusia asli.











