ISLAMABAD – Militer Pakistan menewaskan 22 orang terduga militan dalam sebuah operasi baku tembak sengit di wilayah perbatasan yang juga merenggut nyawa seorang anak kecil pada awal pekan ini.
Insiden berdarah ini terjadi saat personel keamanan melakukan penyergapan mendalam terhadap persembunyian kelompok bersenjata yang memicu kontak senjata jarak dekat.
Pihak berwenang kini tengah melakukan penyelidikan investigatif untuk memastikan apakah prosedur perlindungan warga sipil telah dijalankan selama operasi militer tersebut berlangsung.
Kematian tragis anak tersebut memicu tekanan publik terhadap transparansi militer dalam menangani konflik bersenjata agar tidak memakan korban jiwa dari pihak non-kombatan di masa depan.











