CILACAP – Presiden Prabowo Subianto resmi memulai peletakan batu pertama atau groundbreaking bagi 13 proyek hilirisasi nasional tahap II senilai Rp 116 triliun di Cilacap, Jawa Tengah, sebagai upaya krusial dalam memperkuat struktur ekonomi nasional.
Langkah masif ini mengundang perhatian publik terkait sejauh mana efektivitas pengawasan terhadap aliran dana triliunan rupiah yang mengalir ke dalam 13 inisiatif strategis tersebut.
Investigasi lebih dalam diperlukan untuk memastikan apakah proyek ini benar-benar memberikan nilai tambah bagi masyarakat lokal atau justru hanya memperkokoh dominasi korporasi besar di sektor sumber daya alam.
Pemerintah kini menghadapi tantangan besar dalam membuktikan transparansi realisasi investasi jumbo ini agar tidak sekadar berakhir sebagai seremoni politik tanpa dampak ekonomi yang merata.











