JAKARTA – Ratusan warga tetap memadati kawasan koridor H.R. Rasuna Said, Jakarta Selatan, pada Minggu pagi demi menyaksikan Pencanangan HUT ke-499 Jakarta sekaligus Deklarasi Gerakan Pilah Sampah meski di bawah guyuran hujan lebat.
Acara yang menyulap jalan protokol menjadi ruang publik ini bertujuan menggerakkan kesadaran lingkungan warga di tengah kemeriahan persiapan perayaan hari jadi kota.
Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan bahwa transformasi koridor ini bukan sekadar panggung hiburan, melainkan ujian nyata bagi efektivitas kampanye pilah sampah yang selama ini kerap terbentur masalah infrastruktur di tingkat hilir.
Beberapa warga mulai mempertanyakan apakah deklarasi ini akan diikuti dengan pengawasan ketat terhadap pengelolaan sampah di lingkungan pemukiman atau hanya berakhir sebagai seremoni tanpa keberlanjutan.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sengaja menyelipkan agenda lingkungan dalam rangkaian hari jadi guna menekan volume sampah yang terus meningkat drastis setiap tahunnya.
Meski berbagai hiburan berhasil menjaga antusiasme massa, para pengamat tata kota menyoroti urgensi konsistensi program agar semangat pemilahan sampah tidak luntur setelah panggung acara dibongkar.











