BEKASI – Aparat Kepolisian Resor Metro Bekasi Kota resmi memulai penyelidikan mendalam atas insiden kecelakaan kereta api di kawasan perlintasan Bekasi Timur yang merenggut 16 nyawa guna mengungkap adanya unsur kelalaian maupun faktor kesalahan manusia (human error).
Tim penyidik saat ini tengah mengumpulkan berbagai bukti fisik serta memeriksa keterangan sejumlah saksi kunci di lokasi kejadian untuk memetakan kronologi akurat yang memicu tragedi berdarah tersebut.
Fokus utama investigasi diarahkan pada penelusuran prosedur operasional standar dan sistem koordinasi petugas di lapangan untuk memastikan apakah terdapat pelanggaran protokol keselamatan yang fatal.
Langkah hukum ini diambil sebagai upaya memberikan keadilan bagi para korban sekaligus mengevaluasi total sistem pengamanan perlintasan kereta guna mencegah terulangnya insiden serupa di masa depan.











