JAKARTA – Penyidik Kepolisian Resor Metro Jakarta Pusat kini tengah mendalami dugaan unsur pidana di balik aksi nekat dua Pekerja Rumah Tangga (PRT) yang melompat dari lantai empat sebuah indekos di Jakarta demi mengungkap motif tersembunyi dari peristiwa maut tersebut.
Tim investigasi menaruh perhatian khusus pada kemungkinan adanya eksploitasi anak di bawah umur mengingat salah satu korban yang tewas dalam kejadian ini diketahui baru menginjak usia 15 tahun.
Polisi saat ini terus mengumpulkan bukti fisik dan keterangan saksi kunci guna menyelidiki apakah terdapat praktik penyekapan atau perlakuan tidak manusiawi yang memaksa para korban mengambil langkah ekstrem untuk melarikan diri.
Keterangan dari satu korban yang selamat serta hasil pemeriksaan forensik akan menjadi dasar kuat bagi kepolisian untuk menentukan pihak yang paling bertanggung jawab secara hukum atas tragedi kemanusiaan ini.











