JAKARTA – Menteri Pertahanan Prabowo Subianto secara mengejutkan melontarkan pernyataan tajam yang menyasar kalangan intelektual saat berpidato di Jakarta baru-baru ini mengenai stabilitas nasional.
Ia meminta para individu yang disebutnya sebagai “orang-orang pintar” untuk segera membuka mata dan rajin membaca berita karena Indonesia telah dinobatkan sebagai salah satu negara paling aman di dunia oleh lembaga internasional.
Hasil investigasi menunjukkan bahwa klaim tersebut kemungkinan besar merujuk pada laporan Gallup Global Law and Order, namun para analis mengingatkan bahwa indeks tersebut sering kali didasarkan pada persepsi responden, bukan semata-mata angka kriminalitas riil di lapangan.
Pernyataan ini pun memicu tanda tanya besar di kalangan aktivis HAM mengenai apakah status keamanan internasional tersebut sudah berbanding lurus dengan perlindungan hukum dan kebebasan sipil yang dirasakan masyarakat di pelosok negeri.











