JAKARTA – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno secara mengejutkan mengungkap kondisi miris fasilitas operasional Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang dinilai belum memadai di ibu kota pada pekan ini.
Langkah berani ini memicu pertanyaan mendalam mengenai alokasi anggaran infrastruktur keamanan yang selama ini seolah luput dari perhatian pemerintah daerah bagi ribuan personel lapangan.
Rencana pembangunan Markas Komando (Mako) terpadu ini muncul sebagai respons atas investigasi internal terkait minimnya sarana pendukung yang disinyalir menghambat efektivitas penegakan peraturan daerah.
Pihak berwenang kini mulai menelusuri urgensi pengadaan gedung representatif guna menjamin kesejahteraan serta profesionalisme anggota Satpol PP dalam menjaga stabilitas dan ketertiban umum di Jakarta.











