WASHINGTON – WASHINGTON – Presiden Donald Trump kini berada di bawah tekanan besar setelah negosiasi dengan Iran menemui jalan buntu, di mana ia hanya menyisakan waktu dua hari untuk memberikan pertanggungjawaban resmi kepada Kongres AS terkait eskalasi militer di Timur Tengah dalam kerangka tenggat waktu 60 hari.
Investigasi mendalam terhadap dinamika kekuasaan di Washington mengungkap bahwa batas waktu ini menjadi titik krusial bagi administrasi Trump untuk memberikan justifikasi hukum atas tindakan militer yang diambil tanpa persetujuan penuh legislatif.
Sejumlah sumber di Capitol Hill mengisyaratkan adanya ketegangan internal yang meningkat, mengingat kegagalan diplomasi ini memaksa Gedung Putih untuk mengungkap rincian strategi perang yang selama ini tertutup rapat dari pengawasan publik.
Jika Trump gagal memenuhi tuntutan akuntabilitas ini dalam 48 jam ke depan, ia terancam menghadapi hambatan serius dalam otoritas komando militernya serta potensi pemotongan dana operasional oleh pihak oposisi di Kongres.











