Menu

Mode Gelap

Internasional · 29 Apr 2026 02:45 WITA

Nego Mandek, Trump Dikejar Deadline Perang Iran oleh Kongres AS


 Presiden Donald Trump saat memberikan pernyataan mengenai ketegangan AS-Iran di Gedung Putih. (Foto: RSS) Perbesar

Presiden Donald Trump saat memberikan pernyataan mengenai ketegangan AS-Iran di Gedung Putih. (Foto: RSS)

WASHINGTONWASHINGTON – Presiden Donald Trump kini berada di bawah tekanan besar setelah negosiasi dengan Iran menemui jalan buntu, di mana ia hanya menyisakan waktu dua hari untuk memberikan pertanggungjawaban resmi kepada Kongres AS terkait eskalasi militer di Timur Tengah dalam kerangka tenggat waktu 60 hari.

Investigasi mendalam terhadap dinamika kekuasaan di Washington mengungkap bahwa batas waktu ini menjadi titik krusial bagi administrasi Trump untuk memberikan justifikasi hukum atas tindakan militer yang diambil tanpa persetujuan penuh legislatif.

Sejumlah sumber di Capitol Hill mengisyaratkan adanya ketegangan internal yang meningkat, mengingat kegagalan diplomasi ini memaksa Gedung Putih untuk mengungkap rincian strategi perang yang selama ini tertutup rapat dari pengawasan publik.

Jika Trump gagal memenuhi tuntutan akuntabilitas ini dalam 48 jam ke depan, ia terancam menghadapi hambatan serius dalam otoritas komando militernya serta potensi pemotongan dana operasional oleh pihak oposisi di Kongres.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Pakistan Serang Afghanistan Saat Jadi Mediator AS-Iran: Sebuah Paradoks Diplomasi

29 April 2026 - 02:39 WITA

Yacht Mewah Taipan Rusia Alexey Mordashov Lolos dari Blokade Selat Hormuz

29 April 2026 - 02:26 WITA

Bocoran Isi Proposal Baru Iran: Alasan Trump Tolak Dialog Mediasi Pakistan

29 April 2026 - 02:15 WITA

Terkuak! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Hancur Akibat Serangan Iran

29 April 2026 - 01:55 WITA

Putin Dukung Penuh Iran: Aliansi Rusia Lawan AS dan Israel

29 April 2026 - 01:44 WITA

Putin Puji Keberanian Rakyat Iran Hadapi AS dan Israel, Sinyal Aliansi Militer?

29 April 2026 - 01:43 WITA

Trending di Internasional

Sorry. No data so far.