BEKASI – PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengonfirmasi bahwa satu jalur rel di Stasiun Bekasi Timur sudah dapat dilintasi kembali secara normal oleh rangkaian kereta setelah sempat lumpuh akibat insiden tabrakan tragis.
Langkah pemulihan jalur ini dilakukan secara cepat guna meminimalisir penumpukan penumpang, meskipun pengawasan ketat masih diberlakukan di titik kejadian untuk memastikan stabilitas rel.
Di sisi lain, Kementerian Perhubungan kini mulai mengerahkan tim ahli untuk melakukan investigasi mendalam guna membedah penyebab teknis maupun potensi kelalaian manusia di balik kecelakaan tersebut.
Fokus penyelidikan akan mengarah pada audit sistem persinyalan dan kepatuhan terhadap standar operasional prosedur demi mengungkap fakta utuh di balik insiden yang membahayakan keselamatan publik ini.











