Menu

Mode Gelap

Internasional · 3 Mei 2026 03:23 WITA

China Lawan Sanksi AS Terhadap 5 Perusahaan Pembeli Minyak Iran


 Suasana fasilitas penyulingan minyak di China yang kini menjadi sorotan akibat sanksi sepihak Amerika Serikat terkait perdagangan dengan Iran. (Foto: RSS) Perbesar

Suasana fasilitas penyulingan minyak di China yang kini menjadi sorotan akibat sanksi sepihak Amerika Serikat terkait perdagangan dengan Iran. (Foto: RSS)

BEIJING – Pemerintah China secara resmi menyatakan perlawanan keras terhadap langkah Amerika Serikat yang menjatuhkan sanksi sepihak kepada lima perusahaan penyulingan minyak domestik di Beijing baru-baru ini.

Langkah ini diambil setelah Washington menuduh perusahaan-perusahaan tersebut memfasilitasi perdagangan minyak Iran yang masuk dalam daftar hitam.

Penelusuran lebih dalam menunjukkan bahwa Beijing menganggap tindakan tersebut sebagai bentuk intimidasi ekonomi yang secara fundamental melanggar norma hukum internasional.

Otoritas China menegaskan bahwa kerja sama energi antara negaranya dengan Teheran adalah kegiatan komersial yang sah dan tidak seharusnya dicampuri oleh yurisdiksi luar negeri manapun.

Kebijakan sanksi sepihak ini dikhawatirkan akan semakin memperkeruh ketegangan geopolitik serta berisiko mengganggu stabilitas rantai pasokan energi global.

China mendesak Washington untuk segera mencabut sanksi tersebut guna menghindari dampak balasan yang dapat memicu ketidakpastian lebih lanjut di pasar internasional.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

NATO Investigasi Penarikan 5.000 Pasukan AS dari Jerman

3 Mei 2026 - 04:38 WITA

Peta Militer AS di Eropa: Rincian Jumlah Pasukan dan Lokasi Strategis

3 Mei 2026 - 04:26 WITA

Spanyol dan Brasil Kecam Israel atas Penangkapan Ilegal Aktivis Flotilla Gaza

3 Mei 2026 - 04:05 WITA

Investigasi AS Jual Senjata Rp 149 T ke Timur Tengah Tanpa Izin Kongres

3 Mei 2026 - 03:36 WITA

Mamdani Desak Raja Charles III Kembalikan Berlian Koh-i-Noor ke India

3 Mei 2026 - 02:24 WITA

Penemuan Kapal Karam USS Tampa: Tragedi Terbesar AS di Perang Dunia I

2 Mei 2026 - 23:06 WITA

Trending di Internasional