BRISTOL – Penyelidikan mendalam terhadap bangkai kapal USS Tampa di Selat Bristol akhirnya mengungkap fakta mengejutkan mengenai tragedi hilangnya 131 awak kapal dan warga sipil pada September 1918.
Insiden mematikan ini tercatat secara resmi sebagai kehilangan nyawa tunggal terbesar dalam pertempuran laut Amerika Serikat selama masa Perang Dunia I.
Analisis pada bangkai kapal tersebut memberikan bukti investigasi baru bagi para ahli sejarah mengenai dahsyatnya serangan torpedo yang menghancurkan kapal patroli Penjaga Pantai tersebut.
Penemuan sisa-sisa kapal ini sekaligus memberikan kepastian sejarah bagi keluarga korban yang selama lebih dari satu abad menanti kejelasan nasib para awak di dasar laut.











