LONDON – Ribuan calon pengemudi di Inggris dan Skotlandia kini terjebak dalam krisis antrean ujian mengemudi yang mencapai rata-rata 22 minggu akibat kegagalan sistematis dalam menangani penumpukan pascapandemi.
Investigasi mendalam mengungkap bahwa waktu tunggu melonjak drastis dari hanya lima minggu sebelum pandemi menjadi hampir setengah tahun pada saat ini.
Kondisi darurat ini memicu rasa frustrasi massal yang mendorong banyak peserta nekat mencari celah ilegal serta praktik “potong antrean” demi mendapatkan jadwal ujian lebih cepat.
Pemerintah Inggris kini menghadapi tekanan besar untuk segera mereformasi sistem birokrasi transportasi guna mengatasi kekacauan yang menghambat mobilitas ekonomi warga tersebut.











