BERLIN – Pemerintah Jerman di Berlin kini menghadapi konsekuensi serius setelah gagal mengantisipasi keseriusan ancaman Presiden Donald Trump yang akhirnya resmi menarik ribuan pasukan Amerika Serikat dari wilayah mereka akibat ketegangan diplomatik terkait kebijakan nuklir Iran.
Laporan investigasi mengungkap bahwa para pejabat tinggi di Berlin awalnya menganggap ancaman penarikan pasukan tersebut hanyalah gertakan politik untuk menekan sekutu NATO.
Ketidakmampuan intelijen diplomatik Jerman dalam membaca akumulasi kekecewaan Washington terhadap sikap Berlin dalam isu Iran menjadi titik balik yang memicu keretakan aliansi ini.
Meskipun saat ini Berlin memberikan respons yang terukur, langkah drastis Amerika Serikat tersebut menunjukkan adanya miskalkulasi besar dalam strategi luar negeri Jerman terhadap pemerintahan Trump.











