JAKARTA – Partai Ummat melayangkan kritik tajam terhadap Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai di Jakarta setelah sang menteri melontarkan dugaan pelanggaran HAM oleh tokoh senior Amien Rais terkait pernyataan terhadap Prabowo Subianto dan Mayor Teddy.
Langkah Pigai tersebut dinilai oleh Partai Ummat sebagai bentuk gagal paham yang fatal dalam menginterpretasikan substansi dasar undang-undang serta definisi pelanggaran hak asasi dalam ranah kritik politik.
Penelusuran internal partai mengindikasikan adanya kekhawatiran terhadap kecenderungan kementerian baru ini dalam menggunakan label pelanggaran HAM untuk membungkam aspirasi kritis yang ditujukan kepada pejabat negara.
Kini publik menanti klarifikasi lebih lanjut mengenai landasan hukum yang digunakan Pigai agar kementerian tersebut tidak terjebak dalam pusaran subjektivitas politik yang justru mencederai demokrasi.











