Menu

Mode Gelap

Nasional · 6 Mei 2026 14:31 WITA

Catatan Nurul Arifin: Investigasi Hambatan Perempuan di Politik Indonesia


 Nurul Arifin saat memberikan catatan kritis mengenai keterwakilan perempuan dalam politik di ajang Leading Women Awards 2026. (Foto: RSS) Perbesar

Nurul Arifin saat memberikan catatan kritis mengenai keterwakilan perempuan dalam politik di ajang Leading Women Awards 2026. (Foto: RSS)

JAKARTA – Nurul Arifin, politisi senior Partai Golkar sekaligus anggota DPR RI, secara resmi menerima penghargaan di ajang Leading Women Awards 2026 yang berlangsung di Jakarta semalam sebagai bentuk apresiasi atas kegigihannya, namun ia menegaskan bahwa perjuangan perempuan di panggung politik nasional saat ini masih menghadapi jalan panjang yang terjal.

Di balik seremonial tersebut, penelusuran terhadap catatan kritisnya mengungkap adanya pola hambatan struktural yang masih menghantui para kader perempuan dalam menembus posisi strategis pengambilan keputusan di internal partai politik.

Investigasi terhadap pernyataan Nurul menunjukkan bahwa pencapaian administratif melalui kuota keterwakilan belum berbanding lurus dengan kekuatan eksekutif nyata, mengingat dominasi budaya patriarki yang masih mengakar dalam sistem birokrasi parlemen.

Melalui refleksi ini, ia mendesak publik dan pemangku kepentingan untuk tidak sekadar terpukau pada penghargaan simbolis, melainkan mulai membedah kembali regulasi politik yang seringkali menempatkan perempuan hanya sebagai pelengkap prasyarat pemilu tanpa perlindungan hak politik yang substansial.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Perpres 8 Tahun 2026: Strategi Lawan Ekstremisme atau Alat Bungkam Kritik?

6 Mei 2026 - 16:06 WITA

KAI Tutup 172 Perlintasan Sebidang dan Revitalisasi 1.638 Titik Rawan Kecelakaan

6 Mei 2026 - 02:37 WITA

Jakarta Masuk Musim Kemarau? Cek Data Investigasi BMKG dan Prediksi 2026

5 Mei 2026 - 21:04 WITA

Partai Ummat Sebut Menteri Pigai Gagal Paham Soal Pelanggaran HAM Amien Rais

5 Mei 2026 - 13:20 WITA

Wilayah Terpanas di Indonesia Tembus 36,8 Celsius, BMKG Ungkap Penyebabnya

4 Mei 2026 - 20:02 WITA

Mardiono Tekankan Strategi Elektoral PPP di Muscab Sumut

4 Mei 2026 - 16:57 WITA

Trending di Nasional