JAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya secara resmi menutup program magang di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta guna membekali calon aparatur dengan filosofi kepemimpinan masa depan.
Dalam arahannya, Bima Arya melontarkan tesis kuat bahwa karakter memberikan kontribusi sebesar 80 persen terhadap kesuksesan seorang pemimpin, melampaui bobot kompetensi teknis semata.
Penelusuran lebih dalam terhadap pernyataan ini mengindikasikan adanya evaluasi internal mengenai kualitas sumber daya manusia di birokrasi yang selama ini sering kali hanya mengedepankan kecerdasan formal tanpa fondasi moral yang kokoh.
Melalui penekanan ini, Kemendagri seolah mengirim sinyal bahwa reformasi birokrasi ke depan akan fokus pada pembersihan mentalitas pejabat untuk memastikan integritas tetap menjadi variabel utama dalam menjalankan pemerintahan.











