Menu

Mode Gelap

Ekonomi & Bisnis · 7 Mei 2026 05:36 WITA

Beban Impor LPG Tembus Rp 140 Triliun, Pemerintah Kaji Migrasi ke CNG


 Beban Impor LPG Tembus Rp 140 Triliun, Pemerintah Kaji Migrasi ke CNG Perbesar

JAKARTA – Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengungkapkan rencana strategis pemerintah untuk mengalihkan konsumsi energi dari LPG ke CNG di Jakarta guna menekan beban impor yang kini menyentuh angka fantastis Rp 140 triliun.

Berdasarkan penelusuran data ekonomi, negara saat ini harus merogoh kocek dalam antara Rp 130 triliun hingga Rp 140 triliun per tahun hanya untuk memenuhi kebutuhan impor gas rumah tangga tersebut.

Ketergantungan terhadap energi asing ini kian diperparah dengan alokasi subsidi LPG dalam APBN yang terus membengkak hingga mencapai kisaran Rp 80 triliun sampai Rp 87 triliun.

Langkah migrasi ke CNG dipandang sebagai upaya darurat sekaligus investigatif untuk menghentikan kebocoran devisa negara akibat tingginya biaya logistik dan ketergantungan impor yang membebani ketahanan energi nasional.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Beban Ongkir Cekik Penjual, Kementerian UMKM Investigasi Kebijakan Marketplace

7 Mei 2026 - 18:44 WITA

Platform Manajemen Salon: Solusi Digital Efisiensi UMKM Kecantikan

7 Mei 2026 - 18:21 WITA

Investigasi Penundaan Proyek PLTS Terapung Saguling Senilai US$ 80 Juta

7 Mei 2026 - 17:45 WITA

Investigasi Pasar Uang Indonesia: BI Perkuat Strategi Komunikasi

7 Mei 2026 - 14:40 WITA

Bos Bulog Usul Tunjangan Beras ASN TNI Polri: Strategi Serap Stok Melimpah?

7 Mei 2026 - 05:55 WITA

PT PP Raih Skor ESG Risk Rating 2025: Strategi Transformasi di Balik Angka 32,3

7 Mei 2026 - 05:45 WITA

Trending di Ekonomi & Bisnis