GRESIK – Seorang santri laki-laki berusia 15 tahun ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan akibat tindakan bunuh diri di lingkungan sebuah pondok pesantren di Kabupaten Gresik pada Selasa.
Tragedi ini menjadi sorotan tajam setelah penyelidikan awal mengindikasikan bahwa korban nekat mengakhiri hidupnya karena merasa malu yang mendalam setelah mendapatkan teguran dari pihak pengasuh.
Berdasarkan penelusuran tim di lapangan, teguran tersebut dilayangkan oleh pengasuh pesantren lantaran korban diduga terlibat dalam aksi pencurian sebuah laptop milik rekan sejawatnya.
Pihak kepolisian kini tengah mendalami apakah terdapat unsur tekanan psikologis yang berlebihan atau pola pembinaan yang kurang tepat dalam menangani pelanggaran disiplin di institusi pendidikan tersebut.
Hingga saat ini, jenazah korban telah dievakuasi untuk proses lebih lanjut sementara sejumlah saksi dari pengelola pondok terus dimintai keterangan guna mengungkap fakta di balik insiden memilukan ini.











