JAKARTA – Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya dijadwalkan menggelar perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-15 dengan mengerahkan 15 hingga 20 ribu kader di Istora Senayan, Jakarta, pada 10 Mei mendatang sebagai bentuk konsolidasi massa secara nasional.
Mobilisasi massa dalam jumlah masif di jantung ibu kota ini memicu sorotan terkait potensi dampak keamanan dan ketertiban umum.
Pihak panitia mengklaim telah melakukan koordinasi intensif dengan kepolisian untuk memastikan pergerakan ribuan anggota berseragam ini tetap terkendali dan tidak mengganggu aktivitas publik.
Pengerahan belasan ribu kader ini juga dinilai sebagai sinyal unjuk kekuatan organisasi di tengah dinamika sosial politik yang sedang berkembang.
Investigasi terhadap kesiapan logistik dan manajemen massa menjadi krusial untuk melihat bagaimana ormas ini mengelola pengaruhnya dalam ruang publik yang sangat terbatas seperti Senayan.
Hingga saat ini, aparat penegak hukum terus memantau rencana pergerakan massa dari berbagai daerah menuju Jakarta guna mengantisipasi adanya gesekan atau gangguan selama acara berlangsung.











