TEHRAN – Kedutaan Besar Iran secara resmi membantah tuduhan bahwa angkatan bersenjata mereka terlibat dalam insiden ledakan yang menghantam sebuah kapal milik Korea Selatan di perairan Selat Hormuz pada pekan ini.
Pernyataan diplomatik ini muncul di tengah ketegangan regional yang meningkat, di mana pihak Iran menegaskan bahwa klaim keterlibatan militer mereka sama sekali tidak didukung oleh bukti faktual di lapangan.
Tim investigasi kini mulai menelusuri kemungkinan adanya sabotase dari aktor ketiga, mengingat pola kerusakan pada lambung kapal menunjukkan anomali yang tidak biasa bagi serangan militer konvensional.
Hingga laporan ini diturunkan, ketidakpastian mengenai penyebab pasti ledakan masih menyelimuti jalur perdagangan energi dunia tersebut, sementara Seoul terus menekan untuk mendapatkan transparansi penuh atas insiden misterius ini.











