Menu

Mode Gelap

Internasional · 7 Mei 2026 21:27 WITA

Jepang Tembakkan Rudal di Perairan Taiwan, China Merah Padam!


 Dokumentasi latihan militer Jepang yang melibatkan penembakan rudal di perairan dekat Taiwan yang memicu ketegangan dengan China. (Foto: RSS) Perbesar

Dokumentasi latihan militer Jepang yang melibatkan penembakan rudal di perairan dekat Taiwan yang memicu ketegangan dengan China. (Foto: RSS)

TOKYO – Pasukan Bela Diri Jepang (SDF) dilaporkan telah menembakkan rangkaian rudal strategis hingga menenggelamkan sebuah kapal perang tua dalam latihan militer skala besar di perairan krusial antara Filipina dan Taiwan pekan ini guna menguji kesiapan tempur di garda terdepan.

Penelusuran mendalam terhadap koordinat latihan menunjukkan bahwa lokasi penenggelaman kapal target berada tepat di jalur perlintasan vital armada angkatan laut China, yang mengindikasikan adanya pesan pencegahan tersirat dari Tokyo terhadap ambisi ekspansi Beijing.

Langkah militer agresif ini langsung memicu reaksi keras dan kemarahan dari pemerintah China yang mengecam tindakan tersebut sebagai upaya provokasi berbahaya yang dapat merusak stabilitas keamanan di kawasan Laut China Selatan.

Hingga saat ini, ketegangan di koridor perairan Pasifik terus meningkat seiring dengan pergeseran doktrin pertahanan Jepang yang mulai meninggalkan kebijakan pasifis demi menghadapi ancaman kekuatan militer asing yang kian nyata.

Artikel ini telah dibaca 0 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Prabowo Desak Percepatan Jaringan Energi ASEAN Hadapi Gejolak Timur Tengah

7 Mei 2026 - 22:15 WITA

Trump Ancam Serang Iran Jika Negosiasi Gagal: Strategi Tekanan Maksimal?

7 Mei 2026 - 22:01 WITA

UEA dan Bahrain Desak Dewan Keamanan PBB Tindak Tegas Serangan Iran

7 Mei 2026 - 21:46 WITA

Hukuman Eks PM Korsel Han Duck-soo Dipangkas dalam Kasus Darurat Militer

7 Mei 2026 - 21:33 WITA

Iran Bantah Terlibat Ledakan Kapal Korea Selatan di Selat Hormuz

7 Mei 2026 - 21:21 WITA

Investigasi Rusia Hancurkan 350 Drone Ukraina: Eskalasi Perang Udara

7 Mei 2026 - 21:01 WITA

Trending di Internasional