BEKASI – Dinas Perhubungan bersama otoritas terkait mulai melakukan uji coba pemasangan palang pintu perlintasan kereta api elektronik di kawasan dekat Stasiun Bekasi Timur guna menekan risiko kecelakaan fatal di titik rawan tersebut.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari proyek percepatan peningkatan keselamatan perjalanan kereta api yang kini tengah diperluas ke berbagai wilayah lainnya di Indonesia.
Pemasangan sistem otomatis ini bertujuan menggantikan mekanisme manual yang selama ini dinilai rentan terhadap faktor kelalaian manusia atau human error di lapangan.
Berdasarkan pantauan, pengoperasian teknologi ini diharapkan mampu menutup celah pelanggaran lalu lintas yang sering terjadi di perlintasan sebidang dengan tingkat akurasi sensor yang lebih tinggi.
Otoritas berwenang kini tengah mengevaluasi efektivitas respons palang otomatis tersebut terhadap kepadatan volume kendaraan yang melintas setiap harinya.
Kesuksesan fase uji coba di Bekasi Timur ini akan menjadi parameter utama dalam standarisasi sistem pengamanan perlintasan kereta api secara nasional untuk masa depan.











